The F People
  • Home
  • People
  • Style
  • Beauty & Wellness
  • Travel & Gourmet
  • Engine
  • Highlight
  • Opinion
  • THE F INSIDER
No Result
View All Result
  • Home
  • People
  • Style
  • Beauty & Wellness
  • Travel & Gourmet
  • Engine
  • Highlight
  • Opinion
  • THE F INSIDER
No Result
View All Result
The F People
No Result
View All Result
Home News

Bangga! Kebaya Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO

Rachel Octavia by Rachel Octavia
8 Desember 2024
in News
0
Kebaya
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sidang ke-19 Session of the Intergovernmental Committee on Intangible Cultural Heritage (ICH) di Asuncion, Paraguay, pada Rabu, 4 Desember 2024 lalu telah meresmikan Kebaya menjadi Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO. Pengajuan Kebaya ini bersamaan dengan Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, hingga Thailand.

Penetapan warisan dunia ini semoga dapat mendorong kesadaran masyarakat global dalam melestarikan kebaya. Kebaya bukan hanya merupakan sebuah simbol budaya melainkan juga elemen pemersatu yang melampaui batas negara, agama, dan etnis.

Kebaya Indonesia

Kebaya

Kebaya sudah ada di Indonesia sejak sekitar abad ke-15 atau 16 Masehi. Istilah “kebaya” berasal dari kata “abaya,” yang dalam bahasa Arab berarti jubah atau pakaian. Istilah ini kemudian mengalami penyerapan bahasa sehingga menjadi nama pakaian khas Indonesia yang kita kenal hingga saat ini.

Kebaya di Indonesia adalah pakaian perempuan bagian atas yang mereka pakai bersama kain panjang atau sarung untuk bagian bawahnya. Kebaya adalah pakaian bagian atasnya dan bagian bawahnya adalah daing.

Masyarakat Indonesia mengenakan kebaya pada acara-acara resmi tertentu. Kebanyakan para wanita mengenakannya seperti pada acara pernikahan, selamatan, khitanan hingga acara kedukaan.

Filosofi Kebaya

Pakaian tradisional perempuan Indonesia ini mempunyai filosofi yang melambangkan kesederhanaan, keanggunan, keteguhan dan kelembutan yang merupakan karakter perempuan Indonesia.

Kebaya dengan model sederhana dengan perpaduan bawahan berupa jarik atau kain panjang tampak menunjukkan kelembutan dan gerakan lemah gemulai. Ini dapat menggambarkan perempuan Indonesia yang anggun dalam penampilan dan sikap.

Kemudian lilitan kain bawahan yang ketat akan membuat pemakainya mau tidak mau bergerak dengan penuh kehati-hatian. Inilah filosofi dari sikap lemah lembut perempuan yang berbicara dan bertindak halus dalam berbagai situasi.

Ada pula stagen atau ikat pinggang pada kebaya. Filosofi stagen dalam budaya Jawa sering berhubungan dengan “usus panjang”. Inilah simbol dari kesabaran tinggi yang seharusnya ada pada diri seorang perempuan.

Previous Post

Koleksi Spesial SugarBaby X Sanrio Untuk Momen Penuh Cinta Bersama Sang Buah Hati

Next Post

Hadiah Liburan Breitling dengan Gaya dan Sentuhan Petualangan

Rachel Octavia

Rachel Octavia

Next Post
Breitling

Hadiah Liburan Breitling dengan Gaya dan Sentuhan Petualangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
COCO BALI Diperkenalkan Dengan Rentetan Prestasi

COCO BALI Diperkenalkan Dengan Rentetan Prestasi

2 Januari 2026
Living Eden: Di Antara Keindahan dan Kesadaran

Living Eden: Di Antara Keindahan dan Kesadaran

4 April 2026
Exquise Patisserie Resmi Hadir di Margonda Depok: Rayakan #ManisnyaPas dengan Cita Rasa Premium yang Hangat

Exquise Patisserie Resmi Hadir di Margonda Depok: Rayakan #ManisnyaPas dengan Cita Rasa Premium yang Hangat

27 Oktober 2025
CLARISSA & LIBARRON Made at Home, for the World

CLARISSA & LIBARRON Made at Home, for the World

3 Januari 2026
Menier Cognac: Sebuah Simfoni Keheningan, Waktu, dan Presisi dari Jantung Cognac Prancis

Menier Cognac: Sebuah Simfoni Keheningan, Waktu, dan Presisi dari Jantung Cognac Prancis

0
Why We’re Obsessed with Beauty Minis

Why We’re Obsessed with Beauty Minis

0

For The Year Of The Tiger, It’s Time To Roar!

0
Warung Turki : Merasakan masakan otentik Turki di Jakarta

Warung Turki : Merasakan masakan otentik Turki di Jakarta

0
Cincoro Jack: Presisi, Rasa, dan Insting

Cincoro Jack: Presisi, Rasa, dan Insting

16 April 2026
Living Eden: Di Antara Keindahan dan Kesadaran

Living Eden: Di Antara Keindahan dan Kesadaran

4 April 2026
Hungarian Culinary & Cultural Festival 2026

Hungarian Culinary & Cultural Festival 2026

3 April 2026
Menier Cognac: Sebuah Simfoni Keheningan, Waktu, dan Presisi dari Jantung Cognac Prancis

Menier Cognac: Sebuah Simfoni Keheningan, Waktu, dan Presisi dari Jantung Cognac Prancis

1 April 2026

Recent News

Cincoro Jack: Presisi, Rasa, dan Insting

Cincoro Jack: Presisi, Rasa, dan Insting

16 April 2026
Living Eden: Di Antara Keindahan dan Kesadaran

Living Eden: Di Antara Keindahan dan Kesadaran

4 April 2026
Hungarian Culinary & Cultural Festival 2026

Hungarian Culinary & Cultural Festival 2026

3 April 2026
Menier Cognac: Sebuah Simfoni Keheningan, Waktu, dan Presisi dari Jantung Cognac Prancis

Menier Cognac: Sebuah Simfoni Keheningan, Waktu, dan Presisi dari Jantung Cognac Prancis

1 April 2026
The F People

F stands for Fabulous—a world where extraordinary people and remarkable products come together to inspire and uplift each other. It’s a dynamic space where influence flows both ways, creating a ripple effect of empowerment and creativity.

Follow Us

Browse by Category

  • Beauty & Wellness
  • Engine
  • Highlight
  • News
  • Opinion
  • People
  • Style
  • The F Teen
  • Travel & Gourmet

Recent News

Cincoro Jack: Presisi, Rasa, dan Insting

Cincoro Jack: Presisi, Rasa, dan Insting

16 April 2026
Living Eden: Di Antara Keindahan dan Kesadaran

Living Eden: Di Antara Keindahan dan Kesadaran

4 April 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2024 The F People. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • People
  • Style
  • Beauty & Wellness
  • Travel & Gourmet
  • Engine
  • Highlight
  • Opinion
  • THE F INSIDER

© 2024 The F People. All Right Reserved.