Di tengah meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, definisi kemewahan pun terus berkembang. Jika dulu luxury identik dengan kepemilikan, kini semakin banyak orang memandang kualitas hidup sebagai bentuk kemewahan yang sesungguhnya. Salah satunya adalah melalui tidur yang berkualitas.
Berangkat dari pemikiran tersebut, King Koil Indonesia meluncurkan The All New Legacy Collection, koleksi mattress premium yang memadukan inovasi, teknologi, dan material terbaik untuk menghadirkan pengalaman tidur yang lebih personal sekaligus mendukung kesehatan. Acara peluncuran dihadiri jajaran Board of Directors PT Duta Abadi Primantara.
Lebih dari sekadar memperkenalkan koleksi terbaru, King Koil juga mengangkat pentingnya sleep wellness melalui sesi edukasi bersama dokter. Salah satu topik yang menjadi perhatian adalah GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), di mana posisi tidur dengan elevasi tubuh bagian atas sekitar 15–30 derajat dapat membantu mengurangi refluks asam lambung. Hal ini menjadi pengingat bahwa kualitas tidur tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Menjawab kebutuhan tersebut, Legacy Collection dilengkapi dengan ErgoSynch™ Technology yang dirancang untuk bekerja optimal bersama adjustable bed, memberikan fleksibilitas posisi tidur yang lebih ergonomis tanpa mengurangi dukungan maupun kenyamanan.
Di balik tampilannya yang elegan, Legacy Collection menghadirkan perpaduan inovasi premium, mulai dari Superior Micro Coils™, Ultra-HD Cloud BioCell™, hingga Vita Talalay® Latex, yang dirancang untuk memberikan dukungan presisi, sirkulasi udara optimal, serta kenyamanan yang mengikuti kontur tubuh sepanjang malam.
Melalui The All New Legacy Collection, King Koil menunjukkan bagaimana industri luxury kini bergerak menuju era sleep wellness, di mana kualitas tidur menjadi bagian dari gaya hidup modern.
Kemewahan bukan hanya tentang apa yang dimiliki, tetapi juga tentang bagaimana seseorang merawat dirinya dimulai dari istirahat yang berkualitas.















