ORIJIN Japanese Dining membuka babak baru dalam perjalanan panjang kuliner Jepang di Jakarta. Berakar dari sejarah yang telah berlangsung hampir lima dekade, restoran ikonik ini menghadirkan kembali esensi gastronomi Jepang melalui perpaduan tradisi, hospitality, dan interpretasi kontemporer.
Berlokasi di Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection, ORIJIN pertama kali hadir pada 1976 dan menjadi bagian dari perkembangan awal budaya bersantap Jepang di ibu kota. Pada Juni 2026, restoran ini resmi membuka kembali pintunya dengan identitas yang diperbarui, sebuah revival yang tetap menghormati karakter aslinya sekaligus menyambut generasi baru pencinta kuliner Jepang.
Merayakan Tradisi dalam Wajah Baru
Pembukaan kembali ORIJIN dirayakan melalui sebuah perhelatan yang membawa tamu menyelami kekayaan budaya Jepang. Alunan koto membuka malam dengan nuansa yang tenang, sebelum dentuman taiko menghadirkan energi yang lebih dinamis.
Ritual tradisional Kagami Biraki, yang melambangkan kemakmuran dan awal yang baru, menjadi salah satu momen utama malam tersebut. Perayaan kemudian dilengkapi dengan pertunjukan tarian geisha yang anggun, menciptakan sebuah perjalanan budaya yang merefleksikan filosofi ORIJIN: berakar kuat pada warisan, namun terus berkembang mengikuti zaman.
Warisan Rasa dan Interpretasi Kontemporer
Di bawah arahan Chef Tomoaki Ito, ORIJIN menawarkan pengalaman bersantap yang mempertemukan hidangan klasik dengan kreasi yang lebih modern.
Beberapa signature seperti Robatayaki Gindara, Hamachi Kama, dan Japanese Wagyu Miyazaki Sirloin A5 tetap menjadi bagian penting dari identitas kulinernya. Di saat yang sama, kreasi baru memperluas perspektif terhadap gastronomi Jepang dengan pendekatan yang lebih kontemporer, tanpa kehilangan karakter dan filosofi bahan-bahan berkualitas.
Di sinilah kekuatan ORIJIN terasa: bukan mencoba menggantikan tradisi, melainkan memberikan ruang bagi tradisi untuk berkembang.
Interior yang Menghadirkan Omotenashi
Transformasi ORIJIN juga hadir melalui desain interior yang terinspirasi dari kehangatan rumah Jepang modern. Material alami, pencahayaan lembut, sentuhan marmer Italia, serta elemen hijau menciptakan atmosfer yang understated namun sophisticated.
Dari signature robatayaki counter dan sushi bar hingga private dining room yang lebih intim, setiap ruang dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang personal.
Konsep tersebut berpijak pada omotenashi, filosofi hospitality Jepang yang menempatkan perhatian terhadap tamu sebagai inti dari sebuah pengalaman. Bukan sekadar pelayanan, omotenashi hadir melalui detail-detail kecil yang membuat sebuah kunjungan terasa tulus, nyaman, dan berkesan.
Kembali ke Asal, Menatap Masa Depan
Lebih dari sekadar pembukaan kembali, ORIJIN Japanese Dining merupakan sebuah perjalanan pulang ke akar sejarahnya sekaligus langkah menuju masa depan.
Setelah hampir lima dekade menjadi bagian dari lanskap kuliner Jakarta, ORIJIN kini membuka ruang bagi generasi baru untuk mengenal kembali keindahan kuliner Jepang, melalui rasa, atmosfer, budaya, dan hospitality yang dirancang dengan penuh perhatian.
Sebuah warisan tidak selalu harus dipertahankan dalam bentuk yang sama. Terkadang, cara terbaik untuk menghormatinya adalah dengan membawanya ke masa depan.



















